Sebuah Realita

Posted: Agustus 14, 2011 in Uncategorized

Cinta ibarat menggenggam setangkai bunga mawar, semakin keras kita menggenggamnya akan semakin terasa duri yang menusuk tetapi semakin lemah kita menggenggamnya akan semakin mudah angin menerbangkannya. Cinta seperti ubur-ubur, terlihat indah di mata, namun setelah kau sentuh, kau akan merasakan sakit yang teramat sangat oleh karena sengatannya. Cinta itu seperti bunga-bunga, ia akan tumbuh di setiap hati yang ingin di mengerti di setiap hati yang rindu di dampingi, cinta itu seperti seekor kupu-kupu yang indah dan tak mungkin di sentuh, tapi keindahanya dapat menjadikan sebuah taman yang menenangkan. Cinta, dengan sayap lembutnya ia akan membawamu terbang ke awan dan sebagaimana cinta menenggelamkanmu hingga kedasar laut yang paling dalam.

Cinta dapat membuat kita melayang tinggi di langit biru yang dipenuhi oleh awan penyejuk hati, namun terkadang cinta jua yang membuat kita menjadi insan yang terbelenggu. Cinta itu sumber kebahagiaan, sekaligus sumber kesedihan! karena pada saat kita mendapati cinta itu, maka saat itu lah kebahagiaan muncul, tapi pada saat cinta itu hilang maka saat itulah cinta berubah menjadi kepedihan. Cinta sejati
hanya ada, pada Allah semata.

Cinta dimulai dengan sebuah senyum, kemudian tumbuh dengan sebuah kecupan, dan berakhir dengan air mata. Cinta seringkali akan lari jika kita mencari, tetapi cinta juga seringkali dibiarkan pergi bila ia datang menghampiri. Cinta bukan dasar dari kebahagiaan, tetapi tanpa cinta adalah dasar dari kesedihan. Cinta laki-laki seumpama gunung. Ia besar tapi konstan dan (sayangnya) rentan, sewaktu-waktu ia bisa saja meletus memuntahkan lahar, menghanguskan apa saja yang ditemuinya. Cinta perempuan seumpama kuku. Ia hanya seujung jari, tapi tumbuh perlahan-lahan, diam-diam dan terus menerus bertambah. Jika dipotong, ia tumbuh dan tumbuh lagi.”

Cinta. Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.
Cinta tidak pernah meminta, ia sentiasa memberi, cinta membawa penderitaan, tetapi tidak pernah berdendam, tak pernah membalas dendam. Di mana ada cinta di situ ada kehidupan, manakala kebencian membawa kepada kemusnahan.

Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya. Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dahsyatnya cinta ! Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya. Cinta datang bukan karena ketekunan, tapi cinta datang karena kecocokan. Kita sadar, sebesar apapun pengorbanan yang diakukan tak akan bisa mengubah takdir cinta. Karena tahukah kamu, Takdir manusia telah ditulis di langit jauh saat manusia dilahirkan. Salah satu janji Tuhan kepada kita adalah
(1) Setiap ada kesusahan pasti ada kemudahan
(2) Segala hal di dunia ini diciptakan saling berpasang-pasangan, ada malam ada siang, ada utara ada selatan, ada bumi ada langit, dan sebagianya. Dan setiap ada pria pasti ada wanita, begitu juga sebaliknya..

Manusia diciptakan untuk saling berpasang-pasangan. Dan suatu saat kita kan menemukan jodohnya masing-masing. Oh betapa harunya kita pada masa itu. kita tersadar setelah beberapa hari kemudian. Sekarang jika mengingat hal itu kembali, kita hanya bisa tertawa. Mengapa kita bisa jatuh cinta dengan hal yang dapat mengkaburkan akal pikiran manusia. Cinta kita sekarang hanya satu, Cinta tulus ikhlas kepada sang pencipta yang telah menciptakan misteri-misteri dalam hidup kita yang tak akan pernah bisa kita pecahkan. Karena kita tahu, hanya waktulah yang bisa menjawab semua misteri Tuhan dan alasan-alasan yang bersembunyi di baliknya. Dan itulah yang membuat kita selalu bersemangat sampai dengan sekarang. Life is Fun.

Cinta hanya akan indah pabila berpondasikan kasih sang pencipta. Karena Cinta berasal dari-Nya, Dan cinta yg paling utama adalah cinta kepada sang pencipta cinta. Jangan mencintai seseorang seperti bunga, karna bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, karna sungai mengalir selamanya.

Tanamlah sebatang pohon cinta yang berdaun kesetian, berbunga ketulusan, berakar kejujuran. Siramilah dengan kasih & sayang, pupuklah dengan kepercayaan. Cinta bukanlah matematika yang bisa di hitung. Cinta bukanlah PPKN yang selalu di atur oleh pasal. Cinta bukanlah ekonomi yang kadang untung dan rugi. Tanpa cinta kita takan menjadi seperti ini.

Aku tertawa (heran) kepada orang yang mengejar-ngejar (cinta) dunia padahal kematian terus mengincarnya, dan kepada orang yang melalaikan kematian padahal maut tak pernah lalai terhadapnya, dan kepada orang yang tertawa lebar sepenuh mulutnya padahal tidak tahu apakah Tuhannya ridha atau murka terhadapnya.
Salman al Farisi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s